Kepala SD Inpres Buraen memberikan Hadiah Buku kepada Guru-Guru SD Inpres Buraen
Monthly Archives: April 2022
Teriakan
Teriakan di terik siang menggema, Irama tanpa nada berbiramaKeluar dari biara kaum terdidikYel yel disematkan pada bibirDi negeri kaum plesetan aktaDipenuhi minat pengubah ritmehendak menyemai benih baruagar disebut punya kekhasantinta warna-warni sejarah menorehMenanti nama disebutkan kelakhingga muncul organ pemeluk kuasa Koro’oto, 25 April 2022
Memperingati Hari Buku Sedunia
Pengantar Pada hari ini, 23 April, saya yakin bahwa setiap Penulis (buku) sedang berada dalam refleksi yang melegakan olah pikir berhubung hari ini merupakan hari Buku Sedunia. Pernahkah Anda mengetahuinya? Saya berharap bahwa banyak orang yang sudah mengetahuinya. Semoga demikian. Sekilas Sejarah Hari Buku Sedunia Bila orang merayakan suatu hari istimewa, tentulah ada sejarah awalContinueContinue reading “Memperingati Hari Buku Sedunia”
Hari ini Ada Kartini?
Hari ini, 21 AprilKenangan kembali membayangIbu Kita KartiniLagu para murid Sekolah Dasar Hari ini, 21 AprilSeorang Kartini dikenangCita-citanya diceritakanVisinya digemakan Hari ini, 21 AprilKaum perempuan bergirangKesetaraan gender didentingDiskursus publik riuh rendah Hari ini, 21 AprilAdakah Kartini barumenabuh genderang genderDi tengah bisingnya hoax dan persekusi? Koro’oto, 21 April 2022
Dia yang Murung
Telepon genggam ini berdering. Kusahuti salam dari seberang sana. Percakapan dimulai pada topik melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dari sekolah menengah atas. Kusebutkan satu dua alasan agar diskusi dilanjutkan di tempat yang memungkinkan percakapan menjadi ringan dan terbuka. Malam tiba. Sang Muda bersama ibundanya tiba. Diskusi dimulai dengan topik yang sudah disodorkan sejak pagiContinueContinue reading “Dia yang Murung”
Segarkah kau hari ini?
Bening nan jernih tenang nan teduh. Kau bagai tak ada yang mengganggu dan menggoda. Kau bagai sendirian di sana melewati segala masa. Kau alirkan limpahan air ke arah mana kau rembeskan sukacita pada petani dan pelaku kolam air tawar. Saat yang lain kau meluap membawa kecemasan hingga kehancuran di sekeliling area yang kau lewati. InsanContinueContinue reading “Segarkah kau hari ini?”
Mungkin Refresh dan Refleksi di Jalan Menuju Jemaat ini
Hari Minggu pagi ini (10/04/22) kami berangkat pagi-pagi sekali ke Bokong-Kupang Tengah. Salah satu desa di Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Di dalam desa Bokong terdapat beberapa Jemaat GMIT di lingkungan Klasis Kupang Tengah. Salah satu di antaranya kami sasar untuk turut berbakti pada Minggu Sengsara Yesus Kristus. Menuju ke Bokong dari arah Kotabes Amarasi, pemandanganContinueContinue reading “Mungkin Refresh dan Refleksi di Jalan Menuju Jemaat ini”
Teduhnya pantai teguhkah hati
Pasir putih ditebar sampah-sampah plastik hendak berkisah bahwa mereka saling menolak, tetapi bagaimana dapat menyampaikan hal itu kepada dunia? Makhluk hidup yang sempurna menjadi pelakunya hingga limbah yang berumur panjang itu bertebaran di pantai hingga tiba dan bersemayam di selangkangan batang -batang bakau. Bakau pun risih dibuatnya. Tapi bagaimana bakau mengumumkannya? Perahu-perahu nelayan berjejer rapih.ContinueContinue reading “Teduhnya pantai teguhkah hati”
Bukan Perkara Mudah
Pikap itu melambung di jalan beraspal mulus tanpa pikir panjang bahwa yang mulus tak selamanya licin. Ternyata di depannya ada lubang kecil saja tetapi sangat beresiko ketika sudah berhadapan dengan kendaraan lainnya di depan dengan kecepatan di atas normal. Banting kemudi. Ya, bantingan itu berakibat fatal. Pikap itu meluncur makin gila bahkan ajaibnya, ia justruContinueContinue reading “Bukan Perkara Mudah”
Sadisnya Sedih
Malam makin larut, kampungku makin sepi. Jalan beraspal lape tak lagi disentuh tapak-tapak bertelanjang kaki atau beralas sekadarnya saja. Semuanya telah tiba di pelukan malam dan mungkin sudah mendengkur, tersenyum hingga tertawa dalam tidur telentang, atau malah berbicara tak karuan yang tak disadarinya. Akh… imajinasi semu belaka. Aku masih duduk di sini di berhadapan denganContinueContinue reading “Sadisnya Sedih”