SahabatApakah kata yang tepat untuk menggambarkan keberadaanmu?Kau telah ada pada pangkuan ibundamuKau telah menjadi bagian yang memberi harapan pada orang tuamuKau telah mewujudkan harapan itu dalam wujud karya bermakhotaKau telah memberi kebanggaan pada seisi rumahmu dan kerabatmu. SahabatPengetahuan, ketrampilan, dan keberanian modalmu ke perantauanKau raih mimpimu di perantauan Timor TimurKau dekap dalam cinta yang tulusContinue reading "Nyaris tiba di Batas Pengabdian"
Di Kota Oelamasi
Sebahagian hari ini, Senin (20/12/21) saya dan banyak orang yang berprofesi ASN baik guru maupun pegawai kantoran, serta banyak pemangku kepentingan lainnya telah menghabiskan waktu untuk bertemu, berbagi dan bertukar, serta hal lainnya. Saya berada di ibukota Kabupaten Kupang, Oelamasi, sebagai salah satu pemangku kepentingan dari unit organisasi terkecil dalam dunia pendidikan, Sekolah Dasar. SayaContinue reading "Di Kota Oelamasi"
Sang Penggagas DeMAM itu
Hari ini, Minggu, 19 Desember 2021, sehari sebelum tiba hari ulang tahun Provinsi Nusa Tenggara Timur, telah beredar kabar bahwa, Drs. Frans Leburaya, mantan Gubernur Provinsi NTT telah meninggal dunia. Ia meninggal di Rumah Sakit SangLah Denpasar Bali. Suatu kabar yang tak elok namun harus diterima dengan lapang dada. Bukan suatu kebetulan ia akhirnya menjadiContinue reading "Sang Penggagas DeMAM itu"
Mesti Tersenyumkah?
Shalom, selamat pagi. Maafkan saya baru mengabarkan. "Hanya Tuhan saja yang tahu!" Itulah kata-kata yang pantas saya ucapkan. Persiapan sudah matang tapi rencana Tuhan lain. Malaam hari sebelum acara pemakaman, saya mendapat kiriman pesan melalui aplikasi WhatsApp dari Kepala Sekolah. Saya harus mengikuti rapat dinas pada jam 09.00 WITa. Rapat PENTING. Tuhan ... . SedangkanContinue reading "Mesti Tersenyumkah?"
Demokrasi Pendidikan Suatu Keniscayaan
Pengantar Dunia pendidikan dasar dan menengah di Indonesia telah mengalami pasang naik selama melewati ziarahnya mengisi tahun-tahun kemerdekaan hingga menyongsong satu abad pada sisa waktu menuju titik waktu itu. Saya menggunakan term pasang naik karena setiap Kabinet yang dibentuk oleh siapa pun Presiden NKRI, pastilah mengarahkan segala langkah kebijaksanaan untuk mencapai visi negara yakni mencerdaskanContinue reading "Demokrasi Pendidikan Suatu Keniscayaan"
Air Mata dan Puisi di Rumah Duka itu
Pada tanggal 23 November 2021saya berada di emperan satu unit bank di kota kecamatan. Sebagaimana biasa di sana kami bertemu dan bergurau antarteman dan sahabat, baik itu dalam kapasitas sebagai ASN maupun kerabat. Lalu, saat itu seorang di antara kami yang seprofesi (guru) yang turut ada dalam antrian menerima telepon dari seseorang. Ia kemudian mengabarkanContinue reading "Air Mata dan Puisi di Rumah Duka itu"
Seorang Rekan Guru SD Pensiun
Pada tanggal 30 November 2021 seorang guru SD memasuki masa pensiun. Menurut SK Bupati Kupang yang saya bacakan, ia bertugas selama 37 tahun lebih. Ia bertugas mulai dari Viqueque, kemudian pindah ke Oecusse, dua kabupaten di Timor Timur pada waktu itu. Setelah Timor Timur lepas dari NKRI, ia memilih untuk kembali ke kampung halamannya. PadaContinue reading "Seorang Rekan Guru SD Pensiun"
Libur Nataru dan Kurikulum Paradigma Baru
Beberapa hari belakangan ini di awal Desember 2021, makin santer berita seputar menyongsong akhir tahun 2021 yang biasanya seputar perayaan Natal oleh umat Kristen dan Katolik di seluruh dunia, klimaksnya tiba pada perayaan penutupan tahun serta awal pesta tahun baru. Berita-berita itu akan dipadukan terutama dengan kebijakan-kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah (Kabupaten, Kota, dan Provinsi)Continue reading "Libur Nataru dan Kurikulum Paradigma Baru"
Tanda di Meja Kerja Saya
Tanggal 25 November 2021 saya dan ratusan guru di Kabupaten Kupang berangkat dari rumah masing-masing dengan tujuan lapangan upacara Hari Guru Nasional. Lapangan upacara itu ditunjuk dan disiapkan oleh Panitia Lokal bentukan Pengurus PGRI Kabupaten Kupang. Lapangan itu berada di Pulau Semau pada satu titik tempat namanya Hansisi. Bila hendak menyeberang ke pulau itu, orangContinue reading "Tanda di Meja Kerja Saya"
Berbeda dari Kebiasaan Menulis
Aku terbangun dari percintaanku. Kusaksikan petani anggur bercinta dengan tanaman anggur pujaannya. Kudekati agar kiranya dapat kurengkuhi nikmatnya buah anggur segar di tangkainya bagai merengkuh dan merebut cinta kekasih. Buah anggur baru disebutkan sebagai buah anggur manakala rambatan gairah hidup melalui batang coklatnya dan hijau dedaunannya. Pada pohon anggur itu ditetesi secara perlahan cairan pelembabContinue reading "Berbeda dari Kebiasaan Menulis"
You must be logged in to post a comment.