Lagu Berurai Airmata

Sahabat, Pernahkah kau membayangkan saat kematinmu tiba? Pernahkah kau memikirkan makna hidup ketika hari kematianmu tiba? Pernahkah kau melukis di atas kanvas cinta kasih tentang bayang hari kematianmu? Sahabat, Andaikan kau pernah mewujudkan impian itu, mungkin hari ini aku duduk di sini sambil tersenyum bisu menyaksikan hari kematianmu, sembari mengais bulir-bulir kisah yang kau tebarContinueContinue reading “Lagu Berurai Airmata”

Diskusi dari Kampung ke Benua Kanguru

Pengantar Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan Prof. Dr. Charles E. Grimes, Ph.D dan Prof. Dr. Barbara Dix Grimes, Ph.D. Kami mendiskusikan paling kurang 3 topik. Pertama, kelanjutan tugas penerjemahan alkitab khususnya beberapa kitab dari Perjanjian Lama. Unit Bahasa dan Budaya GMIT di Kupang telah menandatangani kerja sama perpanjangan sponsorship dengan The Seed CompanyContinueContinue reading “Diskusi dari Kampung ke Benua Kanguru”

Ibukota Negara

Hari-hari iniJagad publik getar membahanaDari ruang-ruang berhawa amat sejukhingga ruang mahaluas disiram terik suryaDari kedalaman hati yang adem sejukhingga ruang benak bergelora riakDari rona yang menggurat senyum ceriahingga wajah bergambar murungDari bibir berujar syahdu nan merduhingga mulut dengan nyanyian nyinyiranEntah sejumlah daftar kontradiktif Ibukota negaraKau dinamakan NusantaraKau menempati area amat sangat luasKau akan merepresentasi budayaContinueContinue reading “Ibukota Negara”

Oh Minyak Goreng

Minyak goreng…apa ada manfaatmu?Kata mereka yang paham makna kehadiranmu:Kau tunjang kesehatan jantung dan pembuluh darahKau baik untuk kesehatan kulitKau baik untuk menurunkan berat badanKau baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuhKau baik untuk mencegah pembengkakan dan nyeri sendiKau baik untuk mencegah kerapuhan tulangMinyak goreng, kau sangat bermanfaat.Tapi… Minyak goreng… apakah kau punya kelemahan?Aku tanyakan pada merekaContinueContinue reading “Oh Minyak Goreng”

Pada Angka Sebelas Maret ini

Sejak pagi hari saya berada di depan laptop dengan tugas dan fungsi menulis konsep kasar beberapa pasal dari kitab Mazmur. Konsep kasar itu ditulis dalam Bahasa Amarasi berhubung Unit Bahasa dan Budaya GMIT telah menerima persetujuan dari lembaga mitranya. Saya sebagai salah satu di antara para penerjemah Alkitab, kami merasa amat senang sekaligus memikul tanggungContinueContinue reading “Pada Angka Sebelas Maret ini”

Tentang Rambut Siswa

Sumber: https://no.wikipedia.org/wiki/Albert_Einstein Pengantar Saya memulai artikel ini dengan bercerita bahwa suatu ketika pada saat anaksaya duduk di Kelas V (SD), rambutnya digunting secara serampangan hingganampak amat tidak rapih. Hal ini dilakukan oleh guru di kelasnya oleh karenadianggapnya rambut itu sudah panjang (atau mungkin gondrong) walau ukuranterpanjang saat itu 2 cm. Saya amat kecewa (walau sayaContinueContinue reading “Tentang Rambut Siswa”

Dapatkah Anda Mencapai Usia 1 Abad pada Milenial Ketiga ini?

Seorang kakek meninggal dunia pada usia 101 tahun delapan bulan. Jenazahnya disemayamkan di salah satu sudut Kota Kupang, tepatnya di Kelurahan Penfui. Ia seorang tokoh masyarakat yang dihormati pada zamannya sehingga ketika kabar tentang kematiannya ditempatkan di beberapa media sosial, berbondong-bondonglah para pelayat. Mereka yang melayat datang dari masyarakat dan keluarganya di desa Tunbaun KecamatanContinueContinue reading “Dapatkah Anda Mencapai Usia 1 Abad pada Milenial Ketiga ini?”

Sken Tanda Tangan

Suatu perkembangan yang bukan baru di zaman ini dimana berbagai aplikasi memberi kemudahan pada penggunanya. Ya, begitu memudahkan sehingga penggunanya dapat melakukan perbuatan tercela. Dengan kata lain, para pembuat aplikasi telah memulai rancangan aplikasi itu untuk menjerumuskan penggunanya pada kesalahan. Itulah sebabnya ada pendekatan berbeda yang legal yakni, scan barkode pada dokumen-dokumen resmi pemerintahan belakanganContinueContinue reading “Sken Tanda Tangan”

Separuh Melegakan

Berlalu begitu sajakah hari ini? Tidak! Hari yang cukup melelahkan sekaligus separuh melegakan. Aku telah tiba kembali di rumah. Perasaanku separuh melegakan. Suatu hal yang semestinya telah terjawab pada tahun sebelumnya, masih terus tertunda karena individu pelaksana di birokrasi sempit yang tidak becus pada fungsinya. Selalu saja ada alasan yang dikemukakan. Pejabat di atasnya bagaiContinueContinue reading “Separuh Melegakan”

Jalan Beraspal ini

Kususuri jalan beraspal kasar di depan rumahku. Kerikil masih saling berpelukan akibat direkateratkan kerasnya perekat panas. Mereka sudah saling menyatu dalam satuan waktu tiga menjelang empat tahun ini. Bebatuan karang yang menjadi alas mereka di bawahnya tak terlihat. Lumpur telah digeser ke tepian menyisakan semak dan rerumputan bila tidak dijamah tangan berakhlak mulia untuk menyingkirkanContinueContinue reading “Jalan Beraspal ini”

Design a site like this with WordPress.com
Get started