Kunti berkiprah, suraranya merdu berkibar. Kiranya dia telah lama dikerangkeng. Dunia religi dilahapnya, sekularisme dibabatnya. Ia sehat jasmani dan rohani. Merdu suara, atletis bodi tampilannya. Sopan berbusana hingga bergaya ketika mengangkat langkah bahkan duduk bersila ramah. Ketika Kunti membuka mulut, aliran kata bagai sungai bersumber danau tergenang. Ia menghipnotis burung bersarang di dahan pepohonan. DedaunanContinueContinue reading “Kuntilanak Kampung”