Penulis

Penulis, Kusaksikan sungai mengalir secara alamiah dari ketinggian menuju area landai. Ada yang membelokkan mungkin hendak dimanfaatkan. Kuperhatikan angin bertiup sering berubah arah. Ada yang mengemas mungkin hendak digunakan. Kurasakan cahaya mentari sepanjang masa di khatulistiwa ini. Ada yang meraciknya lalu berdayalah insan di sekitarnya. Kurasakan api berkobar berawal dari satu titik kecil, menghanguskan danContinue reading "Penulis"

Guru dan Siswa Merokok di Sekolah, Siapa yang salah? (2)

Pengalamanku dan Keputusan Berhenti Merokok Dalam tulisanku ini, aku hendak mengisahkan sedikit pengalaman ketika aku pernah menjadi perokok aktif dan bagaimana pengambilan keputusan untuk berhenti dari ketergantungan pada rokok. Aku merokok ketika memasuki umur ke delapan belas. Pada waktu itu, aku merasa sudah pantas atau layak menikmati rokok. Mengapa? Saya selalu ingat, kata orang-orang ketikaContinue reading "Guru dan Siswa Merokok di Sekolah, Siapa yang salah? (2)"

Melihat Senyummu Kami Cemas

Sejumlah anak, menantu, dan cucu bergegas berdatangan baik dari dalam kampung maupun dari 2 kota terdekat di dalam wilayah Timor Barat: Kota Kupang dan So'e. Bahkan seorang anak bersama isteri dan anak segera menyeberangi selat Puku'afu dari Rote ke Timor. Seorang cucu segera memesan tiket penerbangan subuh dari Surabaya agar segera tiba di Bandar InternasionalContinue reading "Melihat Senyummu Kami Cemas"

Lestarikah Bahasa Daerahmu?

Ketika menyajikan materi di 7th International ENUS Conference Pengalaman ketika mengikuti 7th International East Nusantara Conference yang dihelat oleh Universiteit Leiden, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, dan University of Hawai’i saya coba rangkum dalam tulisan sederhana ini. Tentu tulisan ini tidak seratus prosen merepresentasikan pengalaman ini, karena keterbatasan yang penulis miliki. Saya mulai dari peryataanContinue reading "Lestarikah Bahasa Daerahmu?"

Antara Kopi, Buku dan Rokok

Entah mana yang paling mengesankan sebagai kebutuhan setiap hari. Bagi seorang yang suka membaca dan menulis, alat tulis dan buku akan menjadi temannya, dan ada keakraban dengan kopi. Seorang bloger (Lusiana M. Hevita) menulis paragraf pendek ini, di dalam masyarakat yang aktivitas membaca dan menulisnya tinggi, kebutuhan pelengkap kopi (dan sejenisnya) menjadi tinggi pula. Mengapa?Continue reading "Antara Kopi, Buku dan Rokok"

Guru dan Siswa Merokok di Sekolah, Siapa yang Salah? (1)

Pengantar Beberapa hari yang lalu sebanyak 10 orang siswa Sekolah Dasar (Kelas II) ketahuan merokok oleh kakak-kakak kelas mereka (Kelas VI). Hal ini kemudian dilaporkan kepada seorang guru (perempuan). Sang guru mengambil tindakan pembinaan dengan mengingatkan: Bahaya merokok bagi kesehatan tubuh yang dilakukan sejak dini.Aturan yang diberlakukan di sekolah sebagai pusat pembelajaran budaya Sesudah duaContinue reading "Guru dan Siswa Merokok di Sekolah, Siapa yang Salah? (1)"

Menangis dalam Tawa

Siapakah aku? Bahagianya aku hari ini, ketika aku dinobatkan sebagai sarjana. Apakah aku lebih baik dari mereka se-angkatanku? Tidak! Sekali lagi, Tidak! Aku, ... Aku terlahir dari kesederhanaan. Mereka yang membopongku, menyusui, membesarkan, menaruh harapan. Mereka tidak mendompleng nama nan perkasa. Mereka tidak menumpang pada mulianya pangkat berjibaku. Mereka bukan pesolek memamerkan gelimang harta. MerekaContinue reading "Menangis dalam Tawa"

Mengajak untuk Menulis

Hari kemarin, Selasa (2/4/19), aku sempatkan diri berdiskusi dengan seorang rekan. Apa yang didiskusikan? Akh... Sebetulnya aku terkesan dengan postingannya di akun feisbuk tentang dunia kepenulisan yang rada ada halangan pada mereka yang tugas pokok dan fungsinya adalah gembala umat. Kami berdiskusi sampai menemukan solusi agar mereka dapat menyalurkan ide atau gagasan mereka dalam untaianContinue reading "Mengajak untuk Menulis"

Design a site like this with WordPress.com
Get started