Syair Kebodohan

Syair KebodohanWahai kaumku, bila pagi ini tiba dan kamu sudah bisa tersenyum baiklah untuk lanjutkan dengan tawa berderai manakala itu harus terjadi dalam derai nadanya hingga kamu tiadalah punya beban menggelayut di dada cobalah menghadap kepada si dia pencerah pagi dan tanyakan apa gerangan kabar ia sebar pastilah ia memberi jawab padamu wahai kaumku "semilirContinue reading "Syair Kebodohan"

Covid-19 Mengumpet Ilahi

Di kesibukan mayapada, covid-19 si maut bermakhota turun ke bumi. Ia berlari di belakang sang Khalik Ilahi. Tanpa pamit ia mengenakan makhota kematian di kepalanya. Menggelinding ketika tiba di atmosfer. Deburan angin meniup dia hingga tiba di sarang kalong penunggu malam. Bagai peronta ia masuk tertawan dalam raga kalong ketika mereka menuju tukik batang berbuahContinue reading "Covid-19 Mengumpet Ilahi"

Si Badut Bergumam Saja (ratapan anak kampung)

Baiklah bangsa-bangsa merayap jika tidak hendak dimakan dia yang sedang merayap Dia tidak kelihatan sedang terbang dengan sayap Tapi dia terus menerjang dalam kegamangan kaum yang berdalih, beriman dan pongah gagah bertegap. Baiklah negeri-negeri merunduk jika tidak hendak ditekuk hingga menunduk Dia tidak menggunakan tombol penekuk lutut Tapi dia terus mengantar teror dalam kekalutan kaumContinue reading "Si Badut Bergumam Saja (ratapan anak kampung)"

Balada Kampung Hening

Kemarin kami riang dalam karsa dan karyaTadi kami garang dalam gersangnya alamMenit berlalu kami nikmati sukaDi sini kami ada pada titik, teror tertelor. Korona...menyebut namanya covid-19asing pula di telinga awam kampungteror terkabarkan dalam paparanancaman mencengangkan di muka datarbahaya mengangakan mulut siap menerjang, Seruan...Pemimpin kampung mulai berkoarPemangku keimanan menggaungkan hikmatDua bahkan berlipat kali koar berkobarLelah...Lunglai...Lemah...Roboh...Jatuh...Mati.Di titikContinue reading "Balada Kampung Hening"

Di manakah Tuhan?

Di manakah Tuhan? Tuhan...Bolehkah aku bertanya hari ini,Di manakah Dirimu, Tuhan?Ketika dunia hiruk-pikuk dalam kepanikan,Ketika mayapada kacau dalam kegalauan,Ketika virus dan bakteri menebar terorKetika produksi kata terus bertelorKetika emosi tak hendak kendor. Tuhan...Bila kutanyakan pada penganut simbolikMereka akan menunjuk simbol-simbolBinatang berkaki empat, tempat hunian para rohPepohonan tinggi berbatas besar berakar kuatarena pesanggrahan roh leluhurBebatuan danContinue reading "Di manakah Tuhan?"

Kalong pun Tersenyum saja

Senja tibasaat yang tepat meninggalkan sarangwaktu yang tak boleh dapat ditahan-tahanmanakala hidup mesti dimulaiitu bagian dari alur naturaltelah diatur sang Khalik. Suara tajam kulengkingkansorot mata kutembakkantajam telinga kupasangkanpantulan tiba serangan bertubiMangsa kudapat di genggaman Aku sehat di sarangkuAku kuat di gantungankuTak kusebar kabar burukTak kutebar pamflet berdukaBerhubung aku bukan pelukisBila menulis tiadalah mungkin Kini... KabarContinue reading "Kalong pun Tersenyum saja"

Manja di Sudut Pastori

Hujan menyapa persadaSaat aku duduk di sudut pastoriSaat mana seekor induk ayam berlarian kecildiikuti anak-anaknya yang belum bersayapciap ... ciap... ciap...Mereka mengejar sang indukDan sang induk saat itu duduk menekurAnak-anaknya pun menerabas di balik sayapnya Manjalah mereka di dalam kehangatanSementara sang induk bermandikan hujan tiris.Menit kemudian sang induk mengajak pindahJadilah mereka ke arah nyaman WahaiIndukContinue reading "Manja di Sudut Pastori"

Mekar di Kesepian Ilalang

Pagi iniSaat makhluk ber-Tuhan menghunjuk sembahSaat insan bernada menghantarkan madahSaat insan bernoda mengaku salahSaat Dikau, Tuhan menyapa ramahSaat Dikau, Tuhan merangkul tadahSaat Dikau, Tuhan mendengar desah Di sanaDi area sempit gangKau tumbuh mekar girang Kau terhimpit ilalangKau tegar tak sudi sirna hilangWajahmu memancarkan tanda girangTegak tubuhmu turut memuja sang Agung Kau...Bunga tak bernama?Mekar tak terpeliharaAdakahContinue reading "Mekar di Kesepian Ilalang"

Design a site like this with WordPress.com
Get started