Seorang rekan guru menelepon saya. Kami berbincang santai sebagai sesama guru ketika kami ingat tugas pokok dan fungsi kami. Dalam perbincangan itu terasa begitu akrab bagai saudara yang sedang saling membagi kisah kenangan masa. Lalu pada titik waktu tawa dalam canda, secara tak saya sadari, saya ucapkan satu frasa seperti ini, “bagai sedang diredupkan.” SayaContinueContinue reading “Di Titik Resahku”
Tag Archives: Roni Bani
Mesti Tersenyumkah?
Shalom, selamat pagi. Maafkan saya baru mengabarkan. “Hanya Tuhan saja yang tahu!” Itulah kata-kata yang pantas saya ucapkan. Persiapan sudah matang tapi rencana Tuhan lain. Malaam hari sebelum acara pemakaman, saya mendapat kiriman pesan melalui aplikasi WhatsApp dari Kepala Sekolah. Saya harus mengikuti rapat dinas pada jam 09.00 WITa. Rapat PENTING. Tuhan … . SedangkanContinueContinue reading “Mesti Tersenyumkah?”
Ujian Akhir SD dan Posisi Guru ASN
Hari ini para Kepala Sekolah Dasar se-Kecamatan Amarasi Selatan kembali dalam rapat berkala (rutin) bulanan mereka. Tiga agenda penting dibahas oleh para Kepala Sekolah yang dipimpin oleh Pengawas Pembina Pendidikan Dasar sekaligus mendapat tugas tambahan sebagai Kepala UPT Dinas P & K Kecamatan Amarasi Selatan. Tiga agenda penting yang dimaksud itu yakni: Posisi Guru dalamContinueContinue reading “Ujian Akhir SD dan Posisi Guru ASN”
Catatan dari Siswa Calon Alumni
Seminggu sudah saya sama sekali tidak menulis. Kosong. Benar-benar kosong. Entah mestinya menulis apa? Semua WAG yang saya ikuti tidak satupun memberi ide menulis. Membaca pun belum ada inspirasi. Tapi, menulis semestinya harus dapat dilakukan untuk menyalurkan olah pikir, karena olah pikir tidak pernah berhenti, bahkan tidur pun sering sekali olah pikir bagai tidak sedangContinueContinue reading “Catatan dari Siswa Calon Alumni”
Serial Tulisan Hukum Adat (2)
‘Soko-Noo’, Hukum Adat Menjaga Keseimbangan Alam (2) Pengantar Kemarin saya mengetengahkan hukum perkawinan yang mungkin masih akan terus berkembang bila didiskusikan. Istilah-istilah yang digukan dalam seremoni perkawinan menurut hukum adat a-la orang Amarasi Raya hampir selalu berubah, termasuk di dalamnya perubahan bila menggunakan pendekatan maso minta, meminang. Ada istilah Ripa’-Oko’ yang isinya sama dengan meminang. Sayangnya, seringkali maso minta atauContinueContinue reading “Serial Tulisan Hukum Adat (2)”
Seri Tulisan tentang Hukum Adat
Hukum Adat a-la Atoin’ Meto’ Amarasi Raya (1) Heronimus Bani Pengantar Hari Minggu, (8/9/19), seorang mahasiswa sekolah tinggi hokum mendatangi saya untuk berdiskusi setelah semalam sebelumnya ia mengirim pesan melalui aplikasi WhatsApp. Kami berdiskusi tidak seberapa lama berhubung kami mengalami kebingungan tentang materi yang ia bawa sebagai tugas dari dosen yang menugaskan. Menariknya diskusi yangContinueContinue reading “Seri Tulisan tentang Hukum Adat”
Semalam di Pasar Malam
Selamat pagi pembacaku. Aku hendak menceritakan sedikit pengalaman berada di pasar malam semalam. Tengoklah sebentar… Kami (tim dari UBB) telah bersepakat untuk berkunjung ke pasar malam, salah satu pasar rakyat di kota Chiang Mai. Menurut informasi, pasar ini sangat ramai dikunjungi. Barang-barangnya murah meriah, bila berduit bisa borong-borongan. Aku mengirim teks WhatsApp (WA) pada teman-temanContinueContinue reading “Semalam di Pasar Malam”
Sequence Pictures
Chiang Mai-Thailand, teresnews.com (24/07/19). Pembaca jangan terjebak dengan judul yang tertulis seakan-akan penulisnya seseorang yang sudah sangat mahir berbahasa asing. haha… Terjemahannya ke dalam Bahasa Indonesia, gambar urutan atau gambar berurutan. Lho… ada apa koq pagi-pagi mau menulis artikel tentang gambar berurutan (sequence pictures)? Ya, daripada bengong menunggu jadwal lokakarya (workshop) hari ketiga yang akanContinueContinue reading “Sequence Pictures”
Ingatkah Kamu sesuatu permainan pada masa kecilmu?
Chiang Mai, teresnews.com (23/07/2019), Sayaa tertarik dengan pertanyaan di atas yang diucapkan seorang instruktur hari ini dalam salah satu sesi workshop yang padat dengan materi yang terjadwal. Sungguh saya tergoda untuk menjawab pertanyaan ini. Mengapa? Saya ingat persis ketika masih kanak-kanak ketika itu kami tinggal di kampung yang jauh dari keramaian kotadesa. Ya. Desaku baruContinueContinue reading “Ingatkah Kamu sesuatu permainan pada masa kecilmu?”
Berladang di Lahan Bebatuan?
Bagi komunitas peladang di Pura dan Pantar, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur dan sebahagian lagi Flores Timur, jagung titi, bukan sesuatu yang baru. Justru menyebut jagung titi, hal itu sangat familiar bagi mereka. Hal yang sama kira-kira untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur, bahwa jagung titi berasal dari dua Kabupaten ini, walau tidak semua komunitas diContinueContinue reading “Berladang di Lahan Bebatuan?”