Jalan Beraspal ini

Kususuri jalan beraspal kasar di depan rumahku. Kerikil masih saling berpelukan akibat direkateratkan kerasnya perekat panas. Mereka sudah saling menyatu dalam satuan waktu tiga menjelang empat tahun ini. Bebatuan karang yang menjadi alas mereka di bawahnya tak terlihat. Lumpur telah digeser ke tepian menyisakan semak dan rerumputan bila tidak dijamah tangan berakhlak mulia untuk menyingkirkanContinueContinue reading “Jalan Beraspal ini”

Pikir Tentang Item Hukum Adat Perkawinan di Desa Nekmese Amarasi Selatan

Sungguh suatu kehormatan bila duduk bersama dalam suatu urusan perkawinan sepasang kekasih. Para tetua yang ditokohkan sebagai pemangku adat dihadirkan layaknya sembahan dan junjungan yang tiada terkira. Belum lagi mereka yang kepadanya mendapatkan mandat kekuasaan. Mereka haruslah yang paling dihormati dalam ritual itu. Para muda dan siapapun sangat dilarang berjalan mondar-mandir di depan para orangContinueContinue reading “Pikir Tentang Item Hukum Adat Perkawinan di Desa Nekmese Amarasi Selatan”

Design a site like this with WordPress.com
Get started