Belum Pudar Walau ada Bedanya

Hari itu kami kedatangan tamu. Seperti biasanya di desa dengan kekentalan kerabat, kami ada basa-basi layaknya seremonial ala masyarakat pedesaan. Seremonial itu berisi mamahan sirih-pinang. Ketika bibir dan air muka telah memerah masuklah kami pada inti percakapan dari maksud kedatangan tamu. Akh … Orang Timor. Inti dari maksud kedatangan tamu disampaikan. Ia mengundang kami untukContinueContinue reading “Belum Pudar Walau ada Bedanya”

Lestarikah Bahasa Daerahmu?

Ketika menyajikan materi di 7th International ENUS Conference Pengalaman ketika mengikuti 7th International East Nusantara Conference yang dihelat oleh Universiteit Leiden, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, dan University of Hawai’i saya coba rangkum dalam tulisan sederhana ini. Tentu tulisan ini tidak seratus prosen merepresentasikan pengalaman ini, karena keterbatasan yang penulis miliki. Saya mulai dari peryataanContinueContinue reading “Lestarikah Bahasa Daerahmu?”

Design a site like this with WordPress.com
Get started