Di lubang telinga ini,Suara dan bebunyian tiba.Saat onggokan daging bersel dan bertulangmasih nikmat di papan datar petiduran.Bukan saja suara ayam berkokok,Burung-burung sudah biasaMenghias nuansa pagi. Si raja siang nampak malu-maluKetika akan keluar dari peraduannya.Si mega bagai menutup wajah sang rajaMurung ia sepagi ini, ketika ia hendak naik singgasananya. Tetumbuhan tersenyum manisLambaian dedaunan menari berlenggakSedikit tanamanContinueContinue reading “Akh…Bingung”