Senja tiba saat kata-kata sedang bepergianAku mencoba memanggil-manggil nama merekaBagai daftar hadir kusebutkan satu-satuTak satupun tiba untuk menghampiriLalu berkata, "Hadir!" Aku bingung hendak berbuatEntah harus menulis,Entah harus menungguEntah menggerak-gerakkan pinsilEntah memainkan jemari sebentarEntah memicingkan mataEntah bangun dari dudukEntah pikir bla bla bla. Akhirnya aku tiba di sanaTiba di titik keputusanKeputusan itu adalah,BELUM DIBUAT Koro'oto, 2Continue reading "Belum Dibuat"
Panggilan-Nya
Gambar diambil dari Medium.com
Ibu Rumah Tangga
Gambar diambil dari website mommiesdaily.com
Hari
Hari Selalu saja kau disebutkan namamu, hari Entah sampai kapan namamu, hari akan lenyap Kau tetap ada setiap hari, selama masih ada waktu Selama bumi dan semesta ada, namamu tetap ada dalam ragam kata berbeda atas alasan entitas Alyawn...Arab Beurang ... Sunda Day... Inggris Dag... Belanda Din ... Hindi Dina ...Jawa Rin ...China Dan pastiContinue reading "Hari"
Remaja Kampung di Sabana Sempit
Matahari pagi merayap mendaki bukitperalahan, tenang dalam kepastian rayapannyaIa melepas cahaya beningnya terangnyapermukaan datar berbukit berlembah menyambutnya. Remaja-remaja kampung beranjak melewati pintu rumahPilihan rasa terarah ke padang sabana sempit di pinggir kampungMereka berkejaran riang melupakan ancaman covid-19 Teriakan girang menerabas celah-celah semak belukarpepohonan bergoyang entah menggeleng atau mengangguk.Sukacita remaja kampung hendak mereka gambarkan.Sekalipun hati remukContinue reading "Remaja Kampung di Sabana Sempit"
Rumah
Hari-hari ini ada satu kata penting yang diulang-ulang: di rumahDi rumah ajaDi rumah sajaStay at home, please yang dirumahkanyang dikembalikan ke rumahyang karantina di rumahyang OPD juga di rumahyang bekerja dari rumahyang belajar dari rumahyang beribadah di rumah. Rumah,Bukan sekedar konstruksi darurat berkayuBukan pula konstruksi semi parmanen mixedApalagi konstruksi parmanen berbeton. Rumah,Tidak karena mendapat aksesoriContinue reading "Rumah"
Pikir
Pernahkan memikirkan dimensi pikir hingga pikiran?Seperti apakah model berpikir tentang pikir itu sehingga jadi pikiran?Dapatkah orang merabai pikir dan memposisikan di pikiran?Tapi itulah pikir yang selalu ada dalam aliran pikiran? Lalu sang pemikir duduk merenung dikata berpikir.Di sana ada objek terpikir sambil mengambangkannya ke pikiran.Seseorang tiba-tiba mengagetkannya, "Apa yang sedang dipikirkan?"Lalu ia berdiri meninggalkan posisiContinue reading "Pikir"
Keheningan
Bila menghendaki keheningan,bagaimana mendapatkannya?Mungkinkah harus dipanggilkan?Ataukah harus didatangkan? Bila mendapatkan keheningan,sudikah kau membagikannya?siapa saja yang boleh menerimanya?Ataukah cukuplah milikmu sendiri? Bila mengalami keheningan,hendak kau apakan dirinya?Mungkinkah kau peluk bagai kekasih?Ataukah kau biarkan tergeletak belaka? Bila keheningan menyapa dirimu,bagaimana kau menyambutnya?Mungkinkah kau menjamunya secara terhormat?Ataukah kau bagai insan zaman tak beradab? Keheningan... .Datanglah, kuizinkan dirimu beradaContinue reading "Keheningan"
Gadis Kecil di Senjanya Pantai
Gadis Kecil di Senjanya Pantai Konon terdapat empat Sahabat yang menetap terpisah jarak. Ya. Sekalipun terpisah jarak, mereka saling berkomunikasi secara intens. Dari hari ke hari mereka makin akrab, hingga mereka telah merasa sebagai saudara. Ada yang memposisikan diri sebagai kakak dengan sebutan senior, dan yang adik sebagai yunior, bahkan ada yang rupanya datang palingContinue reading "Gadis Kecil di Senjanya Pantai"
Waktu dan Umur
Waktu dan Umur Bila waktu dapat dihentikan lajunya, aku orang pertama berdiri paling depan untuk menghentikannya, agar umurku tetap. Sayangnya sekalipun waktu dapat dihentikan, tubuh tak dapat menipu pada kerapuhan. Ia terus rapuh bukan saja karena dimakan waktu, tapi tubuh itu sendiri pada akhirnya harus rapuh serapuh-rapuhnya hingga lapuk dan tiba di rebahan.Manakala sudah diContinue reading "Waktu dan Umur"