KORESPONDENSI, SOPIR DAN BURUH

Korespondensi, Sopir dan Buruh Pukul enam belas lebih lima menit waktu setempat. Kira-kira begitu kata mereka yang suka melihat jam dinding, termasuk diriku ini. Baru saja aku lewati jam dinding, deru mendesis satu unit mobil merk Hilux memasuki halaman rumahku. Ia membawa 35 karung beras yang berat masing-masingnya 40 kilogram dan 20 karung lainnya masing-masingContinueContinue reading “KORESPONDENSI, SOPIR DAN BURUH”

Menyimak yang Tersimak

Syair Kebodohan (3)Menyimak yang TersimakMalam makin larut saja, sementara burung malam sedang bergiat-giatnya. Siraman ringan dari langit menggemaskan rasa. Riuh suara tetangga depan masih terdengar berhubung anak sedang sakit. Kucing belangku bengong saja berhadapan dengan tokek yang turun mengejar seekor laron.Suara mendayu-dayu seorang Instruktur berjedah setiap sepuluh detik. Komunikasi unik, penanya menulis, penjawab bersuara. MokContinueContinue reading “Menyimak yang Tersimak”

Design a site like this with WordPress.com
Get started