Pagi hari tiba, angin sepoi menyentuh wajah, memberi nuansa segar. Burung berkicau, ayam berkokok, semuanya memuji Tuhan. Aku menadahkan tangan pada Khalik Ilahi. Pujisn pada Tuhan memekarkan rasa hati, namun berubah dalam sekejab manakala kabar baru tiba. Seseorang di antara kami pergi untuk selamanya. Selamanya. Aku siapkan diri menata rasa antara suka dan duka. SukacitaContinueContinue reading “Labil di antara suka dan duka”