Mereka membisu di sekeliling kami. Sejumput hijauan berdiri di balik kokohnya tonggak berukir, jumputan itu bagai tak sudi melirik pada keindahan yang kami tampilkan. Belasan anak tangga malu-malu di hadapan kami, sementara tonggak berukir pongah menunjukkan keindahannya. Kami berdua memasang gaya dengan daya yang memikat dan mengikat keindahan. Keindahan rela menemani kami untuk mengantarkan hinggaContinueContinue reading “Keindahan Bisu”