Biarkan Korona sakit Kolera, ha ha…

Selamat pagi para sahabat pecinta aksara ~ peminat menulis. Di antara kesibukan dan usaha menjaga jarak fisik, dan jarak sosial, jangan lupa untuk tidak menjauhkan fisik dan emosi jiwa menulis dari pinsil, pena, kertas, laptop, HP. Di sana, mainkan huruf-huruf dalam jejeran kata dan kalimat bermakna. Biarkan korona sakit kolera, sementara kita bergirang dalam olahContinueContinue reading “Biarkan Korona sakit Kolera, ha ha…”

Bercerai setelah Berbuah

Ketika itu mereka bergurau dengan nada-nada yang dimainkan lenturan jemari. Saat seorang menyapa ramah seorang yang lain mengerlingkan mata, sementara ada yang mendehem sambil tersenyum. Keragaman dimainkan dalam kata, keceriaan dipertontonkan dalam rasa, keparakaran dibuktikan dalam wujud kebersamaan dalam bungkusan dan bingkisan bernama LEMBAYUNG RINDU.Selamat berpisah para sahabat. Mungkinkah masih bersua?All of you are blessedContinueContinue reading “Bercerai setelah Berbuah”

Mereka pun mulai Menulis Sederhana

Komunitas Guru Penulis NTT kami mulai dengan mengumpulkan masalah kepenulisan yang dihadapi anggota. Dari beberapa orang yang mengirim chatting percakapan dapat dikategori sementara ada dua masalah. Pertama, belum punya blog. Artinya mereka sudah menulis tetapi menempatkannya ke dalam blog yang belum dimulai. Ada yang sudah mempunyai blog bahkan sejak tahun 2008 tetapi oleh karena kesibukan,ContinueContinue reading “Mereka pun mulai Menulis Sederhana”

Mereka Bersemangat

Satu WhatsApp Group (WAG) dibentuk lagi. Nomor WhatsApp saya digabungkan ke sana. Nama WAG itu, Semangat Menulis. Sebagaimana namanya mereka sangat bersemangat. Jumlah anggotanya lumayan banyak walau belum mencapai angka 50 orang. Tapi untuk satu grup baru sudah bagus. Admin WAG Semangat Menulis yang menggabungkan saya ke sana, bukanlah orang asing. Kami sudah saling mengenalContinueContinue reading “Mereka Bersemangat”

Hari Pertama di WAG Baru

Dengan tujuan mengajak para guru di NTT yang mempunyai minat menulis atau mau belajar menulis secara bersama melalui aplikasi WhatsApp, saya menghubungi seorang rekan guru di kota Kupang. Sang guru yang dihubungi memiliki reputasi yang tak dapat dianggap main-main. Ia menduduki posisi puncak sebagai Ketua Pengurus Daerah PGRI Kota Kupang. Tentu dengan posisi seperti itu,ContinueContinue reading “Hari Pertama di WAG Baru”

Postingan ke-200

Sejak 3 April 2019 saya memulai blog baru di wordpress. Saya tidak ingat persis darimana saya mendapat ide untuk memulai membuat blog di wordpress. Tapi, postingan pertama saya pendek saja, saya kutip kembali di sini. Hari ini saya belajar hal baru. Saya pikir sesuatu yang sulit sedang saya hadapi. Setelah mencoba dengan pengetahuan terbatas, apaContinueContinue reading “Postingan ke-200”

Topeng

Sejenis serangga yang sudah dalam pengetahuan umum, kupu-kupu hinggap di depanku. Aku tak mengetahuinya sampai saat dia mendesis. Apakah ia sedang mencari perhatianku? Tentu saja bukan. Aku membelalakkan bola mataku padanya. Ia bagaikan hendak menantangku. Tapi, rupanya ia bagai memakai topeng. Ya. Topeng. Aku ingat kata penyanyi kondang Ahmad Albar, dunia ini panggung sandiwara. ParaContinueContinue reading “Topeng”

Menuju Tahun Pelajaran Berikutnya

Sekedar PengantarSudahkah para guru siap menuju Tahun Pelajaran berikutnya (2020/2021). Tentu saja mesti siap. Tidak ada alasan untuk mengatakan belum siap apalagi tidak siap. Pembelajaran mesti terus berlangsung sekalipun pandemi covid-19 belum dinyatakan sudah aman. Pemerintah NKRI sudah mulai mencoba mewacanakan new normal yang kontroversi oleh para pengamat. Lalu, dunia pendidikan, khususnya sekolah-sekolah dimana diContinueContinue reading “Menuju Tahun Pelajaran Berikutnya”

Naskah Belum Siap

Dua hari lalu saya mendapat kiriman naskah untuk proses editing. Naskah itu dikirim oleh teman yang mengajak kerja sama sebagai editor. Saya senang mendapatkan kepercayaan itu. Saya buka naskah yang dikirim. 130 halaman dalam format A4, font Times New Roman, size 12. Naskah disertai metadata para penulisnya. Hampir semua naskah dilampiri foto. Menarik tapi ribet.ContinueContinue reading “Naskah Belum Siap”

Siapakah Aku?

Aku…! Salah satu anggota keturunan dan generasi dari leluhurku.Salah satu cicit dari kakek-nenek buyutku.Salah satu cucu dari kakek-nenekku,Salah satu anak dari ayah-ibukuSalah satu saudaara dari sejumlah saudara sekandungan. Aku…!Suami dari seorang isteri terpilihAyah dari anak-anak terlahir yang kami sayangiKepala keluarga untuk keluarga kecil yang kami bangun.Payung dan sandaran keluarga kecilku.Pangkuan dan gendongan mereka yang kusayangi.ContinueContinue reading “Siapakah Aku?”

Design a site like this with WordPress.com
Get started