API DI MATAMU

Malam telah larut, siapa di antara para Sahabat yang masih menyalakan api kehidupan di matanya?Bila masih ada, mungkin mereka merindukan gurauan malam.Bila sudah tak ada, mungkin mereka telah tiba di bilik malam.Di bilik malam, di sana ada rajutan keheningan …

bercanda dengan siang

Surya pagi telah tiba. Ia merayap perlahan bagai di pendakian bukit menuju Fatule’u atau Mutis. Tak ada penghalang rintang di atmosfer. Ia raja di singgasananya. Gagah dengan aksesori kemuliaan mengiringi wibawa dan wajah yang teguh. Makin ke atas rupa sangar tak dapat ditepis. Gerah tak terhindarkan dalam gerakSenyum bukan pada mata sipit yang senyapKerut rupaContinueContinue reading “bercanda dengan siang”

Design a site like this with WordPress.com
Get started