Di Bibir Ranjang Pasien

Di Bibir Ranjang PasienAku duduk di bibir ranjang pasien bertanya nian pada sang ranjang, “Kapankah pasien diizinkan pulang?”Ia tersenyum ramah full hospitality lalu bergoyang bagai mengikuti irama manakala perawat tiba bertangan jarum pinalty mata jalang kuplototkan pada perawat gerangan apa ia injeksikan? Pasien bergumam berbalik badangeli tak tawa, lucu tak pingkal kudengar oceh dari bibirContinueContinue reading “Di Bibir Ranjang Pasien”

Syair Kebodohan

Syair KebodohanWahai kaumku, bila pagi ini tiba dan kamu sudah bisa tersenyum baiklah untuk lanjutkan dengan tawa berderai manakala itu harus terjadi dalam derai nadanya hingga kamu tiadalah punya beban menggelayut di dada cobalah menghadap kepada si dia pencerah pagi dan tanyakan apa gerangan kabar ia sebar pastilah ia memberi jawab padamu wahai kaumku “semilirContinueContinue reading “Syair Kebodohan”

Design a site like this with WordPress.com
Get started